Internet yang Anda gunakan sekarang ini memiliki sejarah yang panjang. apakah Anda tahu, bahwasanya dulu, internet pertama kali digunakan bukan untuk kebutuhan seperti yang sekarang, bisa sosial media, bisa untuk bermain game, dll. Ada satu hal yang menarik, yang mungkin Anda penasaran juga, internet pertama kali digunakan oleh siapa?
Ini menimbulkan pertanyaan semenjak adanya internet, internet pertama kali digunakan oleh siapa sebenarnya yang pertama kali, apa kegunaannya? Semua akan dibahas di dalam artikel ini!
Penjelasan Internet Pertama Kali Digunakan Oleh Siapa
Sejarah perkembangan internet tidak bisa dipisahkan dari konteks Perang Dingin antara Uni Soviet dan Amerika Serikat yang berlangsung setelah Perang Dunia II. Pada masa itu, dibentuklah Advanced Research Project Agency (ARPA) yang menjadi pengguna internet pertama kali dengan tujuan untuk menjaga keamanan data dan sistem komunikasi yang telah ada, agar tetap terlindungi dari ancaman.
Also Read
Pada tahun 1969, internet pertama kali digunakan oleh militer Amerika Serikat dengan meluncurkan ARPAnet. Istilah ini menjadi awal mula pengenalan internet itu sendiri dan mengukuhkan bahwa Amerika Serikat adalah negara penemu internet.
Sistem Komunikasi Cikal Bakal Internet
Jaringan komputer yang diciptakan oleh Advanced Research Projects Agency merupakan langkah awal dalam menciptakan internet. Di akhir tahun 1960-an, kekhawatiran terhadap potensi serangan nuklir dari Uni Soviet mendorong sejumlah ahli komputer yang bekerja di ARPA untuk merancang jaringan yang dapat menghubungkan berbagai basis militer dan lembaga terkait dengan tujuan pertahanan.
Sistem ini dibangun dengan menggunakan protokol baru yang dikenal sebagai TCP/IP, yang memungkinkan koneksi jarak jauh antara komputer. Jaringan ini dikenal dengan sebutan ARPAnet, awalnya digunakan untuk tujuan non-militer dan kemudian bertransformasi menjadi internet.
Informasi mengenai perkembangan ini disajikan secara kronologis. Menurut buku “Aspek Hukum Informasi Indonesia” yang ditulis oleh Muhamad Sadi Is (2021: 51), ARPAnet dibangun untuk menciptakan jaringan komputer yang terdistribusi, agar tidak terjadi pemusatan informasi di satu lokasi yang bisa menjadi sasaran penghancuran dalam konflik. Saat ARPAnet mengadopsi protokol TCP/IP, hal ini menandai awal mula perjalanan internet yang kita kenal saat ini.
Menyatukan Jaringan Fisik Menjadi Satu Jaringan Logis
Walau internet berkembang, sudah pasti ada masalah yang didapati selama perkembangan tersebut, yaitu tentang bagaimana cara menyatukan jaringan fisik yang terpisah menjadi satu jaringan yang logis.
Pada tahun 1960, Paul Baran merancang konsep jaringan komunikasi untuk kepentingan militer Amerika Serikat. Sistem ini bertujuan untuk tetap berfungsi meskipun terjadi serangan nuklir. Informasi dalam jaringan ini dikirim dalam bentuk fragmen kecil yang disebut message-block, memungkinkan data tetap tersampaikan meskipun sebagian jaringan terganggu.
Di sisi lain, Donald Davies mengembangkan teknologi serupa yang diberi nama packet-switching. Teknologi ini menawarkan keunggulan dibandingkan metode konvensional, seperti pemanfaatan bandwidth yang lebih efisien dan respons waktu yang lebih cepat dibandingkan dengan sistem sirkuit tradisional. Konsep matematis dari teknologi ini kemudian diperkuat oleh Leonard Kleinrock dari MIT.
Penelitian lebih lanjut dilakukan oleh Tommy Krash dan Paul Baran, yang mendapatkan dukungan dari militer Amerika Serikat sebagai negara yang pertama kali mengembangkan internet. Mereka memanfaatkan konsep message-block untuk mengatasi kelemahan jaringan terpusat yang rentan terhadap kegagalan.
Seiring waktu, penelitian ini mengarah pada pengembangan ARPANET (Advanced Research Projects Agency Network) oleh lembaga ARPA pada tahun 1969. Proyek ini menjadi fondasi awal internet, yang kemudian mendemonstrasikan bagaimana perangkat keras dan perangkat lunak berbasis UNIX dapat berkomunikasi dalam suatu sistem jaringan yang terdesentralisasi.
Pembentukan USENET dan Transmission Control Protocol
Salah satu momen penting dalam sejarah teknologi terjadi pada 26 Maret 1976, ketika internet pertama kali digunakan oleh Ratu Inggris dan berhasil mengirim email dari Royal Signals and Radar Establishment di Malvern. Setahun setelahnya, lebih dari 100 komputer telah bergabung dalam jaringan ARPANET, membentuk sistem komunikasi antar perangkat yang semakin berkembang.
Pada 1979, Tom Truscott, Jim Ellis, dan Steve Bellovin menciptakan newsgroup pertama yang dinamakan USENET, memungkinkan diskusi daring dalam berbagai topik. Sementara itu, pada 1981, France Telecom memperkenalkan telepon televisi pertama, yang memungkinkan pengguna melakukan panggilan dengan tampilan video secara real-time.
Seiring bertambahnya jumlah komputer yang terhubung dalam jaringan, diperlukan standar komunikasi yang dapat digunakan secara luas. Pada 1982, lahirlah Transmission Control Protocol (TCP) dan Internet Protocol (IP), yang hingga kini menjadi dasar utama komunikasi internet.
Di Eropa, muncul jaringan komputer Eunet, yang beroperasi di Belanda, Inggris, Denmark, dan Swedia. Jaringan ini menawarkan layanan e-mail serta dukungan terhadap newsgroup USENET, menjadi alternatif bagi perkembangan internet di luar Amerika Serikat.
Kesimpulan
Internet yang Anda gunakan sekarang ini memiliki sejarah yang panjang sampai bisa digunakan secara massif sekarang ini. Jika tidak ada internet pertama kali digunakan oleh para ahli, misalnya USENET, internet tidak akan bisa dinikmati secara luas di luar Amerika Serikat yang memang menjadi pengguna dan pengembang internet pertama kali di dunia.












