Walaupun dari namanya saja sudah sangat menjanjikan memiliki kecepatan yang maksimal, faktanya internet satelit masih kalah dari segi penyebarannya dan juga dari segi harganya. Namun, bukanlah suatu hal yang tidak mungkin jika provider internet satelit mulai dari sekarang ini terus berkembang dan selalu berinovasi. Jika internet kabel Anda tahu bagaimana cara kerjanya, lantas bagaimana internet dengan memanfaatkan satelit ini?
Mari kita pelajari tentang provider internet satelit di sini dari penjelasan dan juga kelebihan serta kekurangannya di sini!
Mengenal Provider Internet Satelit
Internet satelit adalah jenis layanan internet yang memanfaatkan satelit komunikasi untuk mentransmisikan data. Satelit tersebut mengorbit di sekitar bumi pada ketinggian tertentu dan mengirimkan sinyal ke antena penerima (dish) yang dipasang di lokasi pengguna, seperti rumah atau tempat usaha.
Also Read
Teknologi ini memungkinkan pengguna untuk mengakses internet bahkan di wilayah terpencil yang tidak dijangkau oleh jaringan kabel atau fiber optik. Meskipun kecepatan aksesnya biasanya lebih rendah dibandingkan dengan koneksi kabel, internet satelit menjadi solusi ideal bagi pengguna yang tidak memiliki opsi konektivitas lainnya.
Provider internet satelit adalah perusahaan yang akan mentransmisikan jaringan internet lewat bantuan satelit. Jadi, tidak ada lagi kabel, dan jangkauan dari internet satelit ini dijamin sangat luas.
Cara Kerja Internet Satelit
Mungkin Anda masih bingung tentang bagaimana internet bisa ditransmisikan melalui satelit. Internet satelit menggunakan gelombang radio untuk mentransmisikan data melalui satelit yang mengorbit bumi. Berikut langkah-langkah cara kerjanya:
- Pengiriman Sinyal dari ISP
Internet Service Provider (ISP) mengirimkan sinyal dari stasiun darat, yang disebut pusat operasi jaringan (NOC), ke satelit yang mengorbit di angkasa. - Pemantulan Sinyal oleh Satelit
Satelit menerima sinyal dari NOC dan memantulkannya kembali ke bumi untuk diterima oleh pengguna. - Penerimaan Sinyal oleh Antena Parabola
Sinyal yang dipantulkan diterima oleh antena parabola di rumah pengguna. Agar sinyal diterima dengan baik, parabola harus dipasang di lokasi yang bebas hambatan, seperti dari pohon atau gedung tinggi. - Pengiriman Sinyal ke Modem
Parabola meneruskan sinyal ke modem di dalam rumah, yang bertugas mengubah sinyal tersebut menjadi data yang dapat diakses perangkat pengguna. - Distribusi via Router
Jika pengguna ingin membagikan koneksi internet melalui Wi-Fi, router akan mendistribusikan sinyal internet ke berbagai perangkat di rumah.
Jenis-jenis Internet Satelit
Sampai sekarang ini, masih ada dua jenis utama internet satelit yang beredar di pasaran, berdasarkan orbit satelitnya. Pemilihan jenis satelit biasanya disesuaikan dengan kebutuhan. Namun, satelit berorbit rendah cenderung lebih banyak digunakan oleh penyedia layanan internet karena memiliki latensi rendah dan dapat menghasilkan kecepatan koneksi yang lebih baik. Berikut adalah jenis-jenis internet satelit yang perlu Anda ketahui:
- Satelit Orbit Geostasioner (GEO)
Satelit GEO ditempatkan pada posisi tetap di atas khatulistiwa, sekitar 35.786 kilometer dari permukaan Bumi. Dengan cakupan area yang luas, satelit ini cocok untuk melayani wilayah besar. Namun, latensi yang tinggi menjadi tantangan, karena sinyal harus menempuh jarak yang sangat jauh. - Satelit Orbit Rendah (LEO)
Satelit LEO mengorbit lebih dekat ke permukaan Bumi, yaitu di ketinggian antara 500 hingga 2.000 kilometer. Kedekatan ini menghasilkan latensi yang lebih rendah dan kecepatan internet yang lebih cepat dibandingkan dengan satelit GEO. Perusahaan besar seperti SpaceX dengan Starlink dan Amazon melalui proyek Kuiper, terus mengembangkan teknologi berbasis satelit LEO untuk menghadirkan internet yang lebih andal.
Kelebihan Provider Internet Satelit
Jika Anda melihat bagaimana cara kerjanya, mungkin ada satu kelebihan yang sangat mencolok dari provider internet satelit, yaitu tentang jangkauan layanannya. Ya, ini memang sangat benar mengingat internet satelit bisa dijangkau di daerah paling pelosok sekalipun yang tidak memungkinkan penarikan kabel internet.
Selain itu, ada juga kelebihan provider internet satelit lain, yaitu:
- Lokasi Fleksibel
Keunggulan utama internet satelit adalah kemampuannya menyediakan akses internet tanpa ketergantungan pada infrastruktur kabel darat. Hal ini memungkinkan pengguna menikmati koneksi yang stabil di tempat-tempat yang tidak biasa atau sementara, seperti proyek konstruksi, area pelatihan, atau acara luar ruangan seperti festival musik. - Instalasi Cepat
Proses pemasangan internet satelit relatif cepat dan sederhana dibandingkan dengan jaringan kabel bawah tanah. Cukup dengan memasang antena parabola yang sesuai dan menghubungkannya ke modem, layanan internet dapat langsung digunakan dalam waktu singkat.
Kekurangan Provider Internet Satelit
Walaupun kelebihannya mencolok, provider internet satelit juga memiliki beberapa kekurangan. Kekurangan ini bisa sangat wajar, karena dari segi biaya pun sudah terlihat. Kekurangannya antara lain:
- Latensi Tinggi
Internet satelit memiliki tantangan berupa latensi yang lebih tinggi. Karena sinyal harus menempuh jarak jauh antara satelit di orbit dan antena di Bumi, hal ini dapat menyebabkan keterlambatan dalam aplikasi seperti game online atau panggilan video, yang membutuhkan respons waktu nyata. - Biaya Mahal
Dibandingkan dengan internet kabel, internet satelit memiliki biaya awal dan bulanan yang lebih tinggi. Pengguna perlu mengeluarkan biaya untuk perangkat seperti antena parabola dan modem satelit, sementara biaya langganannya juga relatif mahal karena teknologi dan operasional satelit yang kompleks. - Pengaruh Cuaca
Kondisi cuaca buruk, seperti hujan deras, badai, atau salju tebal, dapat memengaruhi kualitas sinyal internet satelit. Hal ini dapat menyebabkan penurunan kecepatan, gangguan koneksi, atau bahkan putusnya sambungan sementara, sehingga berpotensi mengurangi kenyamanan pengguna.
Kesimpulan
Tidak menutup kemungkinan jika makin lama, provider internet satelit akan semakin berkembang dengan inovasi mereka. Karena ini cukup membantu bagi pendistribusian internet di daerah pelosok dan juga terpencil untuk bisa mengakses dunia maya dengan lancar dan juga cepat.Â












